Direktur Charta Politika Indonesia : Cak Imin Berhasil Dongkrat Elektabilitas PKB

Direktur Charta Politika Indonesia : Cak Imin Berhasil Dongkrat Elektabilitas PKB

PKB Maluku- Jakarta. Elektabilitas atau tingkat keterpilihan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kokoh menduduki peringkat empat dalam survei yang dilakukan oleh Charta Politika Indonesia yang dirilis di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Survei yang dilakukan pada 13-19 April 2018 menyebut elektabilitas PKB sebesar 7.0 persen, sementara PDIP masih memuncaki perolehan survei sebanyak 24.9 persen, disusul Gerindra dengan 12.3 persen dan Golkar 11.0 persen.

Direktur Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya saat merilis survei nasional “Konstalasi Elektoral Pilpres dan Pileg 2019 Pasca Deklarasi Prabowo Subianto” menyatakan kerja-kerja politik yang dilakukan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berhasil mendongkrak suara PKB.

“Dari seluruh partai politik peserta Pemilu 2019, hanya PKB yang berhasil meningkatkan diri. Apakah itu karena baliho Cak Imin yang ada dimana-mana atau kerja-kerja politik Cak Imin,” ujarnya 

Menurutnya, sebanyak 36.0 persen responden menyebut alasan memilih partai yang dinahkodai oleh Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ini karena PKB mewakili aspirasi Nahdlatul Ulama.

Sebanyak 31.7 persen diantaranya mengaku memilih PKB karena tertarik pada figure Gusdur dan 10.1 persen yang lain mengaku sudah terbiasa memilih PKB di setiap gelaran pesta demokrasi.

“Kita patut mengapresiasi kerja keras Cak Imin yang berhasil membawa PKB melejit,” katanya.

Charta Politika Indonesia menyelenggarakan survei preferensi politik masyarakat menjelang pemilihan umum serentak April 2019.

Pengumpulan data dilakukan pada 13-19 April 2018 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Dengan jumlah sampel sebanyak 2000 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Survei menggunakan metode acak bertingkat atau multistage random sampling. Dengan margin of eror 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Jangan Lupa Bagikan :
  • 14
    Shares